World of Dytra

Kuliner

Iga Sapi Bakar Solo Nusukan

Iga Sapi Bakar

Iga Sapi Bakar

Biasanya menu iga bakar dapat ditemukan di steak house atau resto khas Makassar (Konro), sedangkan yang khas Jawa tidak pernah saya temukan sebelumnya. Nusukan adalah salah satu booth di foodcourt Mal Artha Gading. Porsi iga sapi bakar ini cukup besar disajikan dengan semangkuk sup dan sepiring kecil kecap manis dengan biji wijen. Rasanya benar-benar nikmat dengan aroma panggang dan rasa manis yang dominan, daging yang benar-benar empuk dengan tekstur yang lembut.


Kwetiaw Goreng Citra Medan

Kwetiaw Goreng Isi

Kwetiaw Goreng Isi

Menemukan kwetiaw goreng yang pas sangat tergantung dari selera masing-masing orang. Ada yang senang dengan kwetiaw sapi, ada pula yang senang kwetiaw polos. Nah, untuk penggemar selera khas Medan yang terkenal dengan kwetiaw goreng isi, boleh mencoba Citra Medan. Tempatnya tidak lebih dari rumah makan kecil dengan kurang lebih 10 meja. Buka dari pagi hingga siang. Setiap minggu pagi, tempat ini selalu penuh dengan orang yang sarapan kwetiaw goreng. Selain itu, ia juga menyediakan mi/bihun goreng dan beberapa masakan khas Medan. Bagi saya, kwetiaw goreng Citra Medan adalah yang paling cocok dengan lidah.

(caution: non-halal food)

Green Noodle Depot 369

Green Noodle

Green Noodle

Bakmi yang berwarna hijau ini dibuat dari bahan sayur-sayuran disajikan dengan isi daging ayam tanpa sayur sawi ataupun toge (khas pelengkap bakmi umumnya). Hal ini mungkin karena sang bakimi sendiri sudah mengandung sayur. Rasanya cukup nikmat dengan porsi tidak terlalu besar. Bakmi ini tersedia di Depot 369 Pluit Village.

(caution: non-halal food)

Pork in Soy Sauce Depot 369

Kaki Babi Kecap

Kaki Babi Kecap

Salah satu Chinese Food populer, yang biasanya merupakan makanan rumahan, kini bisa dinikmati di Depot 369 Pluit Village. Dari segi bumbunya cukup terasa, tetapi sayangnya daging dan kulit yang melekatinya agak alot. Mungkin karena cara memasaknya yang kurang lama. Cukiok (istilah populernya) biasanya juga dilengkapi dengan fragrant mushroom dan lakci, tetapi saya tidak menemukannya di sini, jadi menu ini hanya berisi tiga potong daging dengan kulit dan lapisan lemak dengan ukuran yang relatif cukup besar.

(caution: non-halal food)

Siomay Kota

Siomay Petak Sembilan

Siomay Kota

Bagi penggemar kuliner yang suka menjelajah belantara Jakarta Kota (Glodok dan sekitarnya) tentu tidak asing dengan berbagai jajanan nikmat, terutama yang ‘tersembunyi’ di gang-gang sempit di pinggir Jalan Pancoran. Nah, di salah satu gang sebelah toko Tian Liong (bukan Petak Sembilan, tetapi satu gang sebelumnya) ada tukang siomay sepeda yang gampang dikenali, karena ia satu-satunya tukang siomay yang sudah berjualan tahunan. Penjualnya seorang bapak tua, di depan sebuah rumah yang dulunya menjual es campur (sekarang hanya minuman ringan saja). Siomay daging ini memang legendaris karena selain sudah langka, bumbu kacangnyapun terkenal nikmat. Coba nikmati siomay kulitnya yang empuk. Saya biasa memesan tiga ikat kulit dan empat potong siomay lainnya. Siomay ini biasanya muncul jam 2-an siang dan sudah habis pada jam empat sore.

(Caution: non-halal food)

Chef Salad Excelso Cafe
Chef Salad

Chef Salad

Dari penampilannya, salad ini tampak cantik dengan warna-warni sayurannya yang segar. Ketika disantap, memang benar-benar segar. Sayang, dressing nya tidak bisa kita racik sendiri, sehingga kombinasi thousand islands dan mayonnaise saja dalam jumlah secukupnya sebagai ‘bumbu’ nya.  Karena sayurannya yang terasa segar, menyantap salad ini sebagai hidangan pembuka sebelum menikmati yang lainnya, akan sangat menggugah selera.

Pindang Patin
Pindang Patin

Pindang Patin

Rumah Makan Pempek Bunga Mas biasanya ada di ruko-ruko, tetapi mereka sekarang juga membuka gerai di Eat & Eat Mal Kelapa Gading. Salah satu hidangan andalannya adalah Pindang Patin. Dengan kuah yang bernuansa jingga dan rasa asam gurihnya, pindang ini tampil sangat mengundang selera, apalagi disajikan panas-panas dalam wadah seperti kuali kecil dengan pemanas. Kebetulan saya mendapat bagian daging perutnya dimana terdapat banyak lemak omega yang lezat. Kuahnya juga enak, sayang daun kemangi sebagai pelengkap tidak dipetik dahulu sehingga panjang-panjang dan cukup mengganggu. Secara keseluruhan, Pindang Patin ini cukup nikmat dan sesuai selera saya.

Lenggang Panggang

Lenggang Panggang

Lenggang Panggang

Masih di Bunga Mas, pempek yang dibentuk dari irisan pempek lenjer dan biasanya digoreng dengan telur, kali ini tampil dengan dipanggang bersama telurnya. Meskipun ini adalah menu andalan mereka, tetapi bagi saya, tetap lebih enak Lenggang Goreng. Mungkin karena terasa lebih hambar dibandingkan dengan yang digoreng. Kuah cukanya bagai saya cukup nikmat, tetapi teman saya yang asli Palembang menganggapnya kurang ‘menggigit’.

Magnolia es krim dengan roti
Choco Mint

Choco Mint

Sebagai penutup makan siang di Eat & Eat, saya memilih es krim yang dijepit roti tawar. Saya memilih rasa choco mint, yaitu es krim rasa mint bertabur potongan kecil coklat.  Es krim berbentuk kotak ukuran besar kemudian akan diiris setebal kira-kira 1cm, dan disisipkan pada sepotong roti tawar yang dilipat dua. Karena kebetulan saya penggemar rasa mint, dessert ini menjadi pelengkap yang mengesankan buat saya.

Sop Iga Sapi Mayo
Sop Iga Sapi

Sop Iga Sapi

Tahu Bacem

Tahu Bacem

Rumah makan ini susah-susah gampang untuk dicari. Letaknya dekat pasar PSPT Tebet, di halaman sebuah rumah tinggal, yang dibangun dengan apik, menggunakan dinding kaca di sekelilingnya. Suasananya selalu sepi dan tenang. Namun rasa sop iganya jangan ditanya.  Disajikan panas-panas, rasanya benar-benar nikmat. Walaupun namanya sop iga, tetapi disajikan tanpa tulang iga. Biasanya saya makan selalu dengan ditemani tahu bacem, yang manisnya pas untuk lidah Jakarta.

Sapo Fried Rice with Beef Barbeque and Peanut Sauce
Sapo Fried Rice

Sapo Fried Rice

Es Teh Lemon

Es Teh Lemon

Nama menu ini memang panjang sekali. Saya memesannya di Penag Cuisine, Pluit Junction. Nasi goreng ini memang unik karena ditempatkan di mangkuk sapo. Rasanya nikmat dengan panas lada yang agak menggigit lidah. Untuk daging barbeque nya, rasanya mirip daging sate karena menggunakan saus kacang seperti sate umumnya. Porsinya cukup untuk satu orang dan tidak terlalu besar. Ditemani dengan es teh lemon yang disajikan dalam gelas yang unik, mirip toples kecil tetapi ada pegangannya. Es teh lemon ini rasanya standar saja.

Nasi Soto Iga Bakar Omah Tjilik
Nasi Soto Iga Bakar

Nasi Soto Iga Bakar

Pernah dengar Omah Sendok? Nah, Omah Tjilik ini adalah bentuk “kecil” nya. Letaknya di Food Court Eat & Eat Mal Kelapa Gading 5. Soto Iga Bakar ini adalah menu yang dijagokannya. Porsinya cukup lumayan, terdiri dari sepiring nasi putih, iga bakar yang gurih, emping dan semangkuk kuah soto yang warnanya sangat menggoda. Daging iganya terasa empuk dan gurihnya benar-benar terasa, karena dibakar saat akan dihidangkan dengan olesan madu. Kuah sotonya juga nikmat sesuai penampilannya. Ambil sepotong iga, lalu celupkan di kuah, dan nikmati rasa yang berpadu di lidah. Satu porsi lengkap ini seharga tiga puluh sembilan ribu rupiah.

Kopi Lay dan Roti Bakar
Kopi Lay dan Roti Bakar

Kopi Lay dan Roti Bakar

Masih di Food Court yang sama di Mal Kelapa Gading 5, kedai kopi yang bergaya seperti warung di kampung pecinan ini khusus menjual minuman kopi dan variannya serta roti bakar untuk menemani. Tadinya saya kira kopinya akan terasa benar-benar kopi “kampung” lengkap dengan ampas-ampasnya. Nyatanya, saya bisa menikmati sampai tetes terakhir, karena kopi ini disaring secara tradisional dengan alat seperti serokan ikan akuarium. Roti bakar dengan peanut butter yang saya pesan juga terasa nikmat, karena bahan rotinya dibuat khas roti tawar tradisional. Rasanya sungguh nikmat dengan ditemani secangkir kopi Lay tadi.

Sop Kaki Kambing Tiga Saudara
Sop Kaki Kambing

Sop Kaki Kambing

Sop Kaki Kambing Tiga Saudara ini terletak di Jalan Raya Boulevard Barat Kelapa Gading, tepatnya di antara showrom mobil dan Sekolah Al-Azhar. Termasuk makanan favorit sejak lama, namun karena mengingat kesehatan, sekarang paling-paling satu bulan sekali bisa saya nikmati. Kalau weekend jangan datang di atas jam tujuh malam, karena daging dan kikilnya bakalan tinggal sedikit. Kuah sop ini kental dan rasanya gurih, pas banget. Pilihannya bisa dengan daging, babat, tulang muda, berbagai jeroan dan otak serta jangan lupa, pilih kikilnya yang muda. Pertama, nikmati sop daging dengan nasi dahulu, setelah habis, baru perlahan-lahan nikmati kikilnya. Harga sop ini untuk ukuran kaki lima cukup lumayan. Biasanya kalau makan berdua, habis kira-kira lima puluh ribu Rupiah.

Bakmi Hokkian

Bakmi Hokkian

Bakmi Hokkian

Bakmi seharga delapan belas ribu Rupiah ini memang istimewa. Tempatnya tidak mudah dicari, karena terletak di sudut Jakarta Barat, tepatnya dipojokan Jalan Kampung Gusti/Teluk Gong Raya. Sejak saya masih kecil, bakmi ini sudah exist. Tetapi, penjualnya tidak berubah. Walaupun bakmi ini dijajakan di sebuah kafe tua yang agak dekil, rasanya, hmmm… jangan ditanya. Yang istimewa adalah lauknya, yang terdiri dari cukiok saus kecap, dilengkapi dengan sedikit potongan ginjal, dengan tambahan seafood (fishball, udang, daging kepiting) serta sepotong telur kecap.

Kopi-O

Kopi-O

Enaknya bakmi ini dinikmati selagi hangat, karena kalau sudah dingin, rasanya kurang mantap. Tapi kalau memesan harap sabar, karena juru masaknya rada-rada lelet. Jadi, diminggu pagi, makan semangkuk bakmi Hokkian, ditemani dengan teh dan secangkir kopi-o pasti akan jadi minggu yang luar biasa.

(caution: non-halal food).

Misua Kuah

Misua Kuah

Misua Kuah

Petualangan kuliner kali ini kita lanjutkan ke bagian Utara Jakarta. Tepatnya di pasar Muara Karang, tempat berkumpulnya pedagang makanan etnis Tionghoa Medan. Ada banyak pilihan di sana, namun salah satu yang menurut saya istimewa adalah Misua Kuah. Dengan harga dua puluh ribu Rupiah, semangkuk besar Misua Kuah akan dihidangkan ke hadapan Anda. Isinya ada pork meat ball dan berbagai jeroan serta telur mentah yang menjadi matang karena panas kuahnya. Kalau Anda masuk angin atau sedang gejala flu, pesan Misua Kuah ini dengan teh manis hangat. Dijamin keringat akan mengucur deras.

(caution: non-halal food).

Sop Buntut Bakar Kartika

Sop Buntut Bakar set

Sop Buntut Bakar set

Waktu outing kantor ke Bandung, kita sempat berhenti di peristirahatan KM57, tol Cipularang. Ada banyak restoran disana. Salah satunya adalah Kartika. Saya mencoba menu Sop Buntut Bakar. Rasanya cukup nikmat, sayangnya agak alot. Tetapi dibandingkan dengan Sop Buntut Goreng, yang bakar memang lebih enak dan tampilannya juga lebih memikat. Hal ini mungkin karena gorengnya menggunakan tepung, sehingga jadi terlihat agak ‘aneh’. Selain bakar biasa, Sop Buntut ini juga tersedia bakar dengan bumbu barbeque.

Nasi Bebek Panggang Golden Lamien

Nasi Bebek Panggang

Nasi Bebek Panggang

Menu ini tersedia di counter Golden Lamien di Mal Grand Indonesia. Di etalase counter yang terletak di food court east mall lantai 3 itu terpajang beberapa menu yang tampak menggiurkan. Ada nasi ayam panggang, lamien dan sebagainya. Saya memilih Nasi Bebek Panggang yang diolah langsung di dapur mini. Bagian paha bebek panggang sebelumnya dimasukkan dalam kuali yang berisi minyak panas sampai harum, kemudian baru dipotong-potong. Disajikan bersama dengan Nasi Hainam dengan kuah yang gurih. Kuah ini bukan sekadar kaldu instan, tetapi memang menggunakan kaldu betulan. Rasa bebek panggangnya benar-benar gurih dengan kulit yang renyah (crispy). Nasih Hainamnya juga terasa nikmat dan tidak basah dan berlemak seperti di tempat lain. Setelah makanan utamanya habis, tanpa ragu saya mereguk kuahnya langsung dari mangkok besarnya.

New Orleans Steak Tamani

New Orleans Steak

New Orleans Steak

Jika Anda bukan penikmat steak yang serius tetapi ingin mencoba steak yang “benar-benar steak” maka New Orleans Steak ini patut dinikmati. Steak ini bukan sekadar steak model fastfood meskipun dijual di gerai Tamani Express. Uniknya, steak ini disajikan tidak di atas hotplate tetapi piring keramik biasa. Dengan daging grill yang masih panas, bumbu barbeque yang pas, pada saat dikunyah, rasa juicy akan terasa meleleh di lidah Anda. Ditemani oleh french fries panas dan sedikit salad sayuran, Anda bisa mencoba steak ini sebagai alternatif dari steak lain yang disajikan lebih “serius”.

Kerapu Tumis

Kerapu Tumis Brokoli

Kerapu Tumis Brokoli

Ada banyak menu yang ditawarkan di Restoran Golden Jade, tetapi favorit saya adalah Kerapu Tumis ini. Bisa dipilih antara tumis dengan brokoli atau dengan kailan.

Kerapu Tumis Kailan

Kerapu Tumis Kailan

Penampilan saat dihidangkan saja sudah sangat menggiurkan, karena potongannya tampak “utuh” dan berkilat. Ketika dikunyah, rasa daging ikan ini sungguh “menyatu”, artinya tidak langsung buyar di dalam mulut, seperti ikan lainnya. Bumbunya juga tidak terlalu tajam seperti rasa jahe yang terlalu menggigit, atau rasa gurih yang berlebihan. Walaupun dimakan tanpa olesan bumbunya (tersedia terasi Hongkong dan saus tiram untuk dioleskan), rasa ikan ini tetap gurih.

& Komentar

3 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar